Postingan

Menampilkan postingan dengan label 4. titrasi Asam Lemah Dengan Basa Lemah

Titrasi Asam Lemah dengan basa Lemah

Gambar
Untuk mempermudah pembahasan pada kasus ini diambil contoh titrasi antara asam asetat dengan larutan amonia. Apabila 100 mL Asam asetat (Ka = 1,8 x 10 -5 ) 0,1 M dititrasi dengan 0,1 M larutan amonia (Kb = 1,8 x 10 -5 )  maka pH pada titik ekivalen merupakan derajat keasaman suatu larutan garam terhidrolisis. Kurva yang diperoleh bahkan menunjukkan karakter tidak terjadinya kenaikan pH yang mencolok selama penambahan sejumlah penitrasi pada daerah sekitar titik ekivalen seperti pada gambar. Gambar. Kurva titrasi asam lemah dengan basa lemah Penggunaan indikator biasa pada titrasi juga tidak akan menghasilkan perubahan warna yang mencolok jika diamati secara visual. Dengan demikian, untuk kondisi ini digunakan campuran indikator yang menunjukkan perubahan warna yang tajam pada rentang pH yang sempit, misalnya indikator neutral red – methylene blue . Akan tetapi secara umum lebih baik menghindai penggunaan indikator yang melibatkan asam dan basa lemah sekaligus.  ...